Megap-Megap

Indahnya dedaunan yang segar, merdunya gemerincing air yang senantiasa mendampingi kehihidupan kita yang hangat. Tak pernah kita bayangkan seandainya dalam masa yang akan datang, bila air yang dapat mengupas dahaga kita lenyap,,?! Jarang sekali setiap insan memikirkan baimana kehidupan untuk anak ucunya, sejahterah ngak ya kehidupanya besok? Bahagiakah mereka semua? Kita tidak pernah memikirkan apa yang terjadi di masa yang akan datang, kita hanya memikirkan kondisi yang sedang terjadi sekarang.
Aku juga memaklumi tindakan kita sebagai manusia yang papah, tapi akankah kita akan seperti ini selamanya, selamanya terpuruk dalam suatu jurang kenistaan. Akankah kita selamanya tidak peduli dengan kehidupan flora, kehidupan tumbuhan yang selalu melindungi kita dari bencana alam. Bencana alam itu sendiri akibat dari ulah kita, ulah manusia sendiri. Banyak kita saksikan, dengan bangga mereka melakukan penebangan hutan secara liar dan tanpa melakukan penanaman kembali.
Mungkin kalian tidak percaya dengan apa yang kita tuliskan dalam blogku ini,bahwa besok dalam perkiraan tahun 2070 akan kejadian yang sulit kita percaya, dan itu merupakan bukan suatu karangan belaka,tapiitu merupakan sebuah ramalan yang dapat dipegang kepercayaannya. Dalam ramalan itu dijelaskan bahwa pada 2070 kita saksikan banyak orang-orang tua yang tak wajar dalam segi usia. Misal, usia kalian 20 tahun tapi dalam koindisi fisik kalian terlihat seperti 40 tahun,itu sikarenakan kurangnya air yang dikonsumsi. Dan dalam masa itu sangat langgka sekali air,dan setiap sumber mata air sijaga ketat oleh pera tentara,bahkan kita bekerja selama sehari cuma dibaytar dengan segelas air putih. Tidak hanya air saja yang langka melainkan oksigen,senyawa yang dipergunakan untuk penapasan kita sehari-hari. Kelangkaan itu terjadi akibat dari ulah kita dimasa lampau yang yang tidak menghargai keberadaan tumbuhan. Dimasa itu terjadi banyak sekali penyakit yang menyerang sistem organ yang diakibatkan pancemaran dalam segi apapun.
Kita sudah mengetahui apa yang terjadi bila kita tidak merawat lingkungan khususnya pada tumbuhan. Semua itu kelak akan terjadi seandainya kita tidak merubah gaya hidup kita,tingakah laku kita yang meremehkan keberadaan tmbuhan.

Maka dari itu, kita sebagai insan di masa sekarang jangan pernah membalak tumbuhan dengan tidak melakukan penanaman kembali. Misal kita menebang 1 pohon paling tidak kita menanam 2 benih pohon.
Karena saya adalah siswa SMA dan menjadi anggota jurnalis ZZ, saya memiliki suatu rencana yang saya ingin terapkan di sekolahku. Yaitu perencanaan penanaman pohon yang khusus, yaitu pohon yang memiliki daun lebat misalnya Angsono. Dan ini tidak hanya necegah dampak hal tersebut melainkan juga sebagai mempercantik halaman sekolah.

0 komentar: